Dalam berinvestasi sebaiknya selalu mempersiapkan strategi yang matang untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Misalnya saja, saat investasi saham, investor harus menggunakan strategi yang tepat agar bisa berpotensi menghasilkan keuntungan sesuai dengan target. Biasanya strategi trading saham dipilih dan diterapkan sesuai dengan gaya investasi, profil resiko dan keyakinan investor. Sebagai investor pemula, bermodalkan uang saja tidak cukup, investor harus dibekali dengan banyak pengetahuan yang baik terkait investasi.


Informasi mengenai investasi juga kini sudah sangat mudah untuk didapatkan. Calon investor bisa membuka portal-portal berita tentang finansial atau juga sekarang sudah banyak influencer atau konten kreator yang bahkan membuat video tutorial dalam berinvestasi. Tetapi tentu para calon investor akan mengalami beberapa kendala, karena sebagian besar info menggunakan istilah-istilah yang sering digunakan dalam berinvestasi. Sebagai calon investor sebaiknya perlu mengetahui istilah apa saja yang sering digunakan dalam investasi saham. Berikut istilah-istilah yang sering digunakan:

1.      Bursa Efek

Bursa efek adalah lembaga atau pihak berwenang yang menyelengarakan dan menyediakan sistem, sarana, dan peraturan untuk mempertemukan perdagangan jual beli efek dari pihak yang ingin memperdagangkan efek tersebut. Baik dalam bentuk saham ataupun obligasi. Kurang lebih bursa efek bisa dianalogikan seperti pusat perbelanjaan yang berisi beragam perusahaan dan produk dengan saham yang sedang dijual.

2.      Akuisi

Dalam dunia jual beli saham sering terdengar istilah ‘Akuisisi’, yakni sebuah tindakan pengambilalihan kepemilikan suatu badan usaha dari badan usaha lainnya, yang memiliki sebagian besar atau seluruh saham.

3.      Auto Rejection Atas (ARA)

Kondisi saham yang naik secara bertahap atau signifikan hingga menyentuh batas atas yang ditetapkan oleh bursa pada periode tertentu biasanya disebut dengan Auto Rejection Atas/ ARA.

4.      Auto Rejection Bawah (ARB)

ARB adalah kondisi dimana saham suatu perusahaan mengalami penurunan bertahap dan signifikan dalam periode waktu tertentu. Penurunan sendiri dilakukan agar harga saham tidak terus turun.

5.      Buyback Saham

Untuk menjaga likuiditas saham suatu perusahaan biasanya perusahaan tersebut akan melakukan strategi Buyback. Buyback adalah suatu tindakan membeli kembali saham yang telah beredar di publik, guna untuk mengurangi jumlah kepemilikan saham publik dan untuk menstabilkan harga saham.

6.      Capital Gain

Capital gain adalah situasi di mana investor mendapatkan keuntungan karena harga jual saham lebih tinggi dari harga beli saham sebelumnya.

7.      Capital Loss

Kebalikan dari capital gain, capital loss adalah kerugian yang dialami investor karena harga jual lebih rendah dari harga saham ketika membeli.

8.      Cut Loss

Cut loss merupakan strategi untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Biasanya investor mengambil tindakan ini ketika harga saham terus merosot, dan untuk mengantisipasi investor menjual saham mereka dengan harga rendah.

Investasi SAham dengan Mudah di Nanovest

Setelah mengetahui istilah-istilah tersebut, kemudian menyiapkan strategi dan menentukan target, investor bisa mulai mencari platform yang tepat untuk berinvestasi. Seiring perkembangan zaman, investasi saham bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja dengan menggunakan aplikasi pada gadget milikmu. Aplikasi yang lagi ramai dibicarakan dari akhir tahun 2021 hingga saat ini adalah aplikasi Nanovest. Nanovest menawarkan investasi ke saham asing, bisa membeli koin kripto dan juga bisa transfer dana. Cara menggunakannya juga cukup mudah.

Pertama investor harus melengkapi KYC atau Know you customer dengan proses yang cepat yaitu 60 detik saja.

Setelah itu untuk top up dana ke aplikasi investor hanya perlu transfer virtual account via Bank atau juga bisa menggunakan e-wallet seperti Dana dan Shopeepay.

Setelah saldo sudah terisi, investor sudah bisa memilih akan berinvestasi di saham mana saja. Sebelum memulai juga investor bisa menganalisa terlebih dahulu, performa saham yang akan dibeli.

Nah, jadi tunggu apalagi? Yuk, segera download Nanovest sekarang!